PERSIAPAN PROSES PEMOTONGAN HEWAN KURBAN

1. DATA

Data yang lengkap seperti daftar isian form . 1. Formulir Penerimaan Hewan Kurban, sudah disiapkan terlebih dahulu. Penanggungjawab pemotongan akan mengecek dan mengatur urutan pemotongan sesuai daftar yang ada. Daftar ini juga digunakan untuk mengkomunikasikan data si pemilik kepada petugas jagal dalam kaitannya dengan pengucapan niat saat memotong.

Identifikasi hewan kurban telah dilakukan dengan baik. Banyak cara untuk melakukan identifikasi seperti memberikan kalung berisi kode identitas, memberi tanda dengan cat pada tanduk, memberi tanda dengan cat pada kulit badan atau yang lebih praktis dengan menggunakan ear tag (anting) yang dapat dibeli di toko perlengkapan peternakan.

Form.2 Formulir pemeriksaan Ante Mortem telah dipersiapkan oleh petugas kesehatan hewan kurban. Pelaksanaan pemotongan juga memperhatikan komentar dokter hewan penanggungjawab terhadap hasil pemeriksaan ante mortem terhadap masing-masing hewan kurban. Perhatian lebih terutama untuk hewan yang lolos bersyarat pada pemeriksaan ante mortem.

Data penerima hewan kurban juga telah dipersiapkan dengan baik terutama menyangkut jumlah dan lokasi serta petugas yang akan melaksanakan distribusi untuk masing-masing lokasi.

2. PERSONAL

Seluruh personal yang terlibat dalam proses pemotongan dari penerimaan sampai pendistribusian sudah siap serta memahami tugas dan tanggungjawab masing-masing. Perencanaan dan sosialisasi telah dilakukan beberapa hari sebelumnya. Bila memungkinkan berikan pelatihan khusus pada panitia dan petugas yang terlibat paling tidak 2 minggu sebelumnya Untuk mengingatkan kembali perlu dilakukan briefing sesaat sebelum proses pemotongan dilakukan.

Pembagian tugas tiap personal untuk tiap titik proses harus jelas. Misalnya siapa yang bertanggungjawab pada tahap pengulitan, tahap pengemasa, tahap distribusi dan seterusnya beserta para anggotanya. Penanggungjawab proses / tahap bertugas melakukan pengawasan sesuai dengan standard prosedur yang telah disepakati bersama.

Personal yang tugasnya berhubungan langsung dengan daging dan jerohan harus dalam keadaan sehat dan tidak mengidap penyakit menular. Sebelum menjalankan tugasnya , petugas telah mandi dengan bersih dan mengenakan pakaian yang bersih dan tertutup. Cuci tangan dengan sabun sebelum memulai bekerja.

3. TEMPAT

Seperti yang tergambar pada diagram alir proses, pelaksanaan di lapangan hendaknya berjalan searah dari proses satu ke proses selanjutnya. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kontaminasi balik . Tempat-tempat pemrosesan telah dibicarakan dan disepakati bersama dan dibuatkan denah (lay out) sesuai dengan kondisi lapangan.

Tempat untuk masing-masing proses disiapkan dalam keadaan bersih, beratap dan aman. Suplai air bersih tersedia cukup untuk proses pembersihan jerohan hijau, tindakan koreksi dan sanitasi. Suplai air bersih ini meliputi volume air, tingkat kebersihan, system pengaliran, system pembuangan, jaringan pada system pengaliran (pipa-pipa) serta system kelistrikan apabila menggunakan pompa air listrik. Siapkan pula cadangan unit pompa air dan unit pembangkit listriknya untuk mengantisipasi apabila sekatu-waktu terjadi gangguan.

4. PERLENGKAPAN DAN PERALATAN

Cek jumlah dan kelayakan alat serta perlengkapan yang dibutuhkan, sesuai dengan jumlah dan jenis hewan kurban yang akan dipotong. Kambing dan sapi misalnya tentu berbeda jenis dan jumlah alat yang diperlukan. Perlengkapan dan alat yang dibutuhkan misalnya :

1. Pisau, berbagai macam dan ukuran pisau yang benar-benar tajam.

2. Ember untuk menampung jerohan,

3. Balok-balok kayu sebagai alas memotong daging dan tulang,

4. Tali temali untuk mengikat kaki hewan saat pemotongan, pengulitan dan

untuk kebutuhan lainnya.

5. Besi pengait berbentuk huruf S untuk menggantung karkas, berikut tempat

untuk menggantungkannya.

6. Alas plastik (terpal) yang cukup kuat dan bersih.

7. Sumber air dan seluruh system jaringan pengalirannya, saluran

pembuangan , lubang pembuangan darah dan limbah padat.

8. Tenda, untuk melindungi dari panas dan hujan.

9. Kantong-kantong plastik berbagai ukuran untuk kemasan / pembungkus

daging, jerohan dan tulang.

10. Kartu identifikasi yang kedap air untuk identitas karkas dan atau jerohan.

11. Masker, sarung tangan dan sabun untuk sarana kebersihan petugas.

12. Sarana transportasi untuk distribusi berupa mobil, motor, sepeda , becak

dll. Termasuk wadah-wadah untuk menempatkan kemasan daging yang

siap didistribusikan.

Buat daftar (check list) kebutuhan alat untuk masing-masing proses, termasuk jenis, ukuran, kegunaan, jumlah dsb.

-o0o-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: